Marquee

Selamat datang di blog Pendidikan widyakrama.com

5 Tips Meningkatkan Kompetensi Guru di Masa Pandemi, Lebih Hebat!

Meningkatkan Kompetensi guru di masa pandemi menjadi ajang bagi para guru untuk melakukan perubahan. Pasalnya, akibat adanya pandemi virus corona, pembelajaran dilakukan secara virtual. Proses pembelajaran ini pun mengundang sisi pro dan kontra. Hal ini karena tidak semua peserta didik mampu melakukan pembelajaran secara virtual. 

Alasannya mulai dari tidak mempunyai gadget, sulit mendapatkan sinyal, sampai tidak dapat memenuhi kebutuhan internet. Belum lagi tidak sedikit guru senior yang usianya sudah cukup tua dan harus berusaha menyesuaikan dengan perubahan zaman. Berikut beberapa cara untuk meningkatkan kompetensi di masa pandemi.

Berani Melakukan Inovasi

Salah satu tips yang bisa dicoba oleh para guru di masa pandemi untuk meningkatkan kompetensi adalah berani melakukan inovasi. Seorang guru harus mempunyai daya pikir kreatif dan berusaha mencari solusi terhadap masing-masing peserta didik. Misalnya peserta didik yang kesulitan mendapatkan akses sinyal atau tidak mempunyai gadget.

Cara meningkatkan kompetensi guru lebih baik
Ilustrasi : cara meningkatkan kompetensi guru.

Selain itu, seorang guru juga harus bisa memanfaatkan berbagai macam tools digital. Ada banyak sekali aplikasi yang membantu guru dan siswa agar mudah dalam belajar online. Tidak hanya itu, guru harus bisa menyesuaikan waktu untuk melalukan kelas online. Menerapkan kurikulum dengan memperkuat model multidisipliner menjadi salah satu cara.

Meningkatkan Kemampuan Menyelenggarakan Pendidikan

Cara meningkatkan kompetensi guru bisa dilakukan dengan meningkatkan kemampuan dalam menyelenggarakan pendidikan. Melalui kemampuan tersebut, guru bisa membantu siswa dalam berkembang secara akademis meski secara virtual. Selain itu, adanya tindakan tersebut bisa berdampak pada perkembangan fisik dan psikis peserta didik.

Meningkatkan kemampuan ini membuat guru harus bisa menyeimbangkan old knowledge dengan mekanisme digital. Tidak heran jika peran guru di masa pandemi sangat dipertaruhkan. 

Menyajikan Pendidikan yang Merata

Tips untuk meningkatkan kompetensi guru bisa dilakukan dengan menyajikan pendidikan yang merata. Tips ini terbilang agak sulit mengingat banyaknya kendala pada peserta didik yang berbeda-beda. Belum lagi masalah waktu yang terkadang menjadi persoalan. Tidak heran jika peran guru sangat dituntut dalam masa pandemi.

Cara menyajikan pendidikan yang merata bisa guru kelompokkan menjadi beberapa bagian. Misalnya murid yang bisa belajar secara online, murid yang harus diajari melalui tatap muka, dan murid yang jarak rumahnya jauh dari sekolah. Dengan begitu, setidaknya guru mempunyai beberapa solusi agar peserta didik mendapat pendidikan yang layak.

Bisa Membuat Media Pembelajaran Daring

Cara meningkatkan kompetensi guru bisa dilakukan dengan membuat media pembelajaran daring. Cara ini dianggap sebagai salah satu cara untuk mengembangkan profesi guru di masa pandemi. Guru harus bisa menggunakan dan memanfaatkan google classroom dan membuat video pembelajaran agar mudah dipahami.

Selain itu, untuk membuat pembelajaran terasa lebih menarik, seorang guru bisa membuat aplikasi quiz untuk tugas siswa. Guru juga bisa melakukan penilaian dari tugas tersebut. Hal ini juga bertujuan untuk memantau perkembangan peserta didik dalam memahami materi virtual.

Menyiapkan Kurikulum Sederhana

Akibat adanya masa pandemi, tentu saja rencana atau program yang sudah disiapkan sebelumnya menjadi kurang maksimal. Alhasil, guru harus membuat rencana atau program pembelajaran baru yang sederhana. Usahakan untuk memberikan materi esensial dan konstektual.

Di masa pandemi, guru diharapkan untuk tidak memberikan pembelajaran yang sulit kepada peserta didik. Meski begitu, guru tetap harus memberikan pembelajaran yang mudah diterima oleh siswa dan orang tua.

Di atas adalah 5 tips meningkatkan kompetensi guru di masa pandemi. Sekarang, Anda tahu, bukan, jika peran dan tugas guru ternyata semakin berat. Jadi, tidak hanya peserta didik atau orang tua saja yang merasa kesulitan dalam pembelajaran di masa pandemi.

Related Posts

Posting Komentar